Content Writer: Gaji, Tugas, Skill, dan Jenis-jenisnya

Content writer merupakan bidang pekerjaan yang memerlukan skill kepenulisan untuk membuat konten berkualitas, kemudian dipublikasikan ke internet.

Avatar
penulis artikel seo atau content writer

Jempana.com – Menjadi content writer adalah profesi atau pekerjaan yang memerlukan keterampilan menulis untuk menghasilkan jenis konten tertentu.

Konten berupa tulisan yang didistribusikan di berbagai lintas media, seringkali melibatkan peran jasa penulis artikel untuk menghasilkan jenis tulisan tertentu.

Lalu, apa sebenarnya tugas dan tanggung jawab seorang penulis konten tersebut? Berapa gaji content writer di Indonesia?

Apa Itu Content Writer?

Content writer merupakan bidang pekerjaan yang memerlukan skill kepenulisan untuk membuat konten berkualitas, kemudian dipublikasikan ke internet.

Adapun konten-konten yang dikerjakan oleh seorang penulis konten biasanya bisa berupa artikel SEO (Search Engine Optimization) untuk keperluan website, konten untuk media sosial hingga tulisan-tulisan yang bisa diterbitkan secara daring.

Menjadi seorang konten writer tidak cukup dengan bekal ‘bisa menulis’ saja. Meski pekerjaan ini terdengar mudah, faktanya seorang penulis mengemban tugas dan tanggung jawab yang tidak bisa diremehkan. Setiap konten yang ditulis menyesuaikan jenis konten yang dihasilkan.

Tugas Content Writer

Bekerja sebagai freelance content writer atau menjadi bagian dari perusahaan yang bergerak di bidang digital marketing, penulis konten punya tugas dan tanggung jawab yang mereka emban, yaitu:

  • Harus memahami SEO dasar
  • Memiliki kemampuan menyunting artikel
  • Melukan riset keyword dan traffic
  • Mengelola artikel yang bersumber dari situs resmi
  • Cakap mengelola konten di media sosial
  • Komunikatif dengan tim divisi lain

Poin-poin di atas sangat diperlukan bagi seorang penulis konten yang bekerja di suatu perusahaan. Jika bekerja sebagai penulis lepas, maka pastikan Anda memahami brief yang diberikan oleh klien untuk menghasilkan konten tulisan yang berkualitas.

Jenis-jenis Content Writer

Jamak diketahui, ada 5 jenis content writer yang mempunyai peran berbeda pada setiap pekerjaan. Dengan kata lain, lingkup pekerjaan penulis konten tidak sekadar menulis semata.

1. Penulis Artikel SEO

Menjadi penulis artikel SEO (Search Engine Optimization) merupakan pekerjaan yang paling banyak diincar di era digital. Bagaimana tidak, selain bertugas menulis konten sesuai hasil riset kata kunci, seorang penulis harus mengerti tentang SEO dasar guna meningkatkan traffic website.

Di samping itu, menulis konten untuk website juga perlu memerhatikan cara penyajian yang human friendly agar lebih enak dibaca oleh pengunjung website.

2. Jurnalis

Gaya penulisan jurnalistik di media online mengalami perubahan dari masa ke masa. Meski tetap memerhatikan penyajian dengan standar 5W1H, kini seorang jurnalis konten harus bisa menyajikan dengan gaya yang lebih kekinian.

Para jurnalis yang bekerja di portal berita juga mesti piawai menulis untuk kepentingan content placement atau menulis untuk keperluan personal branding.

3. Generalist

Berbeda denga penulis artikel SEO, generalist adalah jenis penulis yang memiliki tugas membuat konten sebanyak mungkin tanpa tema maupun gaya khusus yang ditentukan. Dengan kata lain, generalist lebih mengutamakan kuantitas

Di samping itu, tulisan yang dibuat bertujuan untuk menciptakan kesadaran akan sebuah brand.

4. Technical Writer

Technical writer adalah tipe penulis yang memiliki kemampuan menyajikan sebuah informasi yang cukup kompleks untuk dibaca oleh orang awam dengan gaya penulisan yang mudah dipahami.

Salah satu contoh tulisan technical seperti manual guide book yang terdapat pada sebuah produk.

5. Social Media Writer

Konten yang menarik dan interaktif yang dipublikasikan ke media sosial umumnya ditulis oleh seorang spesilas media sosial.

Biasanya, konten yang disajikan oleh seorang social media writer tak jauh-jauh dari seputar brand atau hal-hal yang tengah viral untuk menarik pengguna untuk melakukan interaksi.

Tujuan utama dari penulis konten media sosial, yaitu meningkatkan jangkauan (engagement) sehingga orang-orang semakin sadar kemudian semakin memiliki keinginan untuk mengenal lebih jauh tentang brand tersebut.

Berapa Gaji Content Writer?

Gaji content writer bergantung pada status pekerjaan yang diplih. Maksudnya, tidak semua penulis konten mau bekerja secara terikat (full time). Ada sebagian yang mengambil job menulis secara mandiri maupun menjadi freelance.

Berikut kisaran gaji content writer berdasarkan pilihan status

1.  Full Time

Gaji penulis konten full time umumnya setara dengan UMK bahkan bisa lebih tinggi. Jika berkaca pada Ibu Kota, umumnya penulis konten akan mendapatkan gaji Rp5-5,5 juta. Namun, setiap orang berpotensi digaji lebih dari Rp5 juta tergantung bargaining perusahaan tempat bekerja.

2. Freelance

Pekerjaan freelance kerap dipilih bagi mereka yang butuh dana tambahan atau sedang memiliki banyak waktu senggang. Penghasilan yang bisa didapatkan dari content writer freelance berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta. Namun, ini sangat bergantung pada kesepakatan yang dilakukan dengan pemberi pekerjaan.

3. Mandiri

Jika memiliki blog dengan traffic yang baik, tandanya kamu bisa mandiri sebagai seorang blogger. Kamu bisa bertemu klien dan membicarakan proyek yang akan dilakukan.

Bila bekerja sendiri, maka gaji yang diterima bisa ditentukan sendiri. Angkanya bisa lebih besar dengan catatan blogger memberikan kualitas konten yang terbaik.

Demikian pembahasan ringkas tentang content writer yang perlu diketahui. Jika memiliki keterampilan dan terus menerus belajar menulis berbagai genre untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas, profesi ini bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah ke rekening kamu.